4.
Pemanfaatan
media Sosial dalam Proses komunikasi saat ini
Media
sosial sebagai sebuah alat komunikasi masa kini sejatinya tidak hanya berfungsi
sebagai sebuah media perantara interaksi antar manusia. Media sosial dinilai
sebagai sebuah lautan yang menghubungkan satu manusia kepada manusia lain
(Magdalena, 2010:32). Keberadaan media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sebuah
sarana komunikasi atau penyebaran informasi yang memungkinkan koneksi secara
virtual. Media sosial sebagai sebuah sarana komunikasi massa pada dasarnya
berbeda dari segi pemanfaatan dibandingkan dengan media massa lain. Media
sosial pada dasarnya lebih fokus dengan upaya penyebaran informai dengan
menggunakan pola interaksi antar penggunanya.
Sesuai dengan perkembangan dari
media sosial jelas terbentuk sebuah perkembangan dari pemanfaatan media sosial
yang tidak lagi berfungsi sebagai alat interaksi antar satu inividu dengan
individu lain. Media sosial belakangan ini mendukung beberapa hal yang tidak
lagi berkaitan dengan aktiifitas chit-chat
ataupun hanya sekedar membuat link baru dengan orang-orang yang belum dikenal.
Pemanfaatan media dapat dilihat berdasarkan bidang besar yang ada di dunia
yakni bidang pendidikan, politik, bisnis, sosial dan budaya, dan penyebaran
informasi (Wiwithermanto, 2016).
1. Pendidikan
Media
sosial jelas sangat memiliki peranan yang sangat penting dalam ranah
pendidikan, Joosten (2012:18) menyebutkan bahwa media sosial merupakan salah
satu strategi yang digunakan untuk membuat adanya nuansa-nuansa yang
“surprise”. Nuansa ini dimaksudkan untuk membuat pengajaran dan situasi belajar
menjadi lebih menyenangkan dan juga dapat lebih terasa modern. Media sosial
dapat dibangun menjadi sebuah fasilitas yang memberikan dampak yang baik bagi
guru dan murid untuk saling memberikan feedback
terkait mata pelajaran. Strategi memasukan media sosial dinilai sebagai sebuah
adaptasi untuk melakukan sebuah
pendekatan dengan murid di zaman digitalisasi.
2. Politik
Santoso
(2016:439) menyebutkan bahwa sebagai bagian dari proses modernisasi maka media
sosial saat ini pemanfaatannya adalah sebagai sebuah platform ataupun sebuah alat untuk mengutarakan segala jenis
aspirasi mulai dari masyarakat biasa sampai pada para pemegang kekuasaan.
Pemanfaatan media sosial dalam ranah politik sekit menyinggung mengenai
bagaimana sebuah media sosial digunakan sebagai wacana publik dan komunikasi
kepada masyarakat terhadap momen-momen politik yang terjadi. Contohnya kampanye
pmeilihan umum Presiden ataupun Gubernur. Hal-hal ini adalah bentuk sebuah
ajakan untuk memaksakan bagaimana secara tidak langsung media sosial sebagai
sebuah alat untuk “mempengaruhi” para penggunanya. Santoso (2016:439)
menyebutkan bahwa media sosial dapat dikatakan sebgai sebuah “arena politik”
karena melihat bagaimana penggalakan interaksi secara politik dilakukan untuk
mencari perhatian dari masyarakat atas nama kebebasan menuangkan pendapat di
media sosial.
3. Bisnis
Media
sosial pada ranah ini digunakan sebagai sebuah sarana dalam menciptakan
komunikasi bisnis. Bisnis merupakan sebuah pekerjaan yang sangat membutuhkan
taktik-taktik serta strategi yang baru untuk memberikan sebuh keberhasilan
dalam proses pelaksanaannya. Media sosial merupakan sebuah bentuk dari
perkembangan teknologi yang hadir dengan kekuatan yang mampu memberikan dampak
yang cukup kuat dalam dunia bisnis. Media sosial berpeluang besar untuk
memberikan dampak baik bagi dunia bisnis karena sifatnya yang luas dengan
jangkauan yang tidak terbatas (Suhartanto, Dkk.. 2012:122). Memanfaatkan media
sosial dalam dunia bisnis dapat memperluas strategi dan menjangkau target
sasaran utama sampai pada target sasaran tidak terduga. Media sosial juga
memungkinkan dunia bisnis untuk menampilkan tren atau kebutuhan terbarunya hal
inilah yang dapat dipelajari oleh masing-masing penggalak dunia bisnis untuk
membuat bisnisnya semakin berkembang.
4. Sosial
dan Budaya
Berkaitan
dengan kehadiran globalisasi, media sosial merupakan perantara yang ada ketika
proses pertukaran atau dapat disebut pergantian bagian sosial dan budaya dari
sebuah masyarakat. Berbarengan dengan adanya globalisasi maka media sosial
adalah alat ketika budaya negara luar berpindah atau diadaptasi oleh sebuah
negara, begitu pula kehidupan sosial yang jelas lebih mudah dilakukan karena
adanya sebuah perantara yang berperan sangat baik untuk mengantarkan individu
kepada proses interaksi sosial yang mudah dan instans (Hamid, 2015:223). Media
sosial membantu masyarakat untuk mengenal dan,mencoba sebuah budaya dan pola
interaksi yang berbeda. Proses interaksi instan merupakan ciri khas dari
pemanfaatan sosial budaya yang terjadi ketika media sosial mulai menjamur
dikalangan masyarakat umum.
5. Penyebaran
informasi
Media
sosial pada hakikatnya dibentuk agar terjadi pola pertukaran informasi yang
lebih berjalan dengan baik. Penyebaran informasi dalam media sosial pada
dasarnya terjadi karena ada sebuah hukum timbal-balik (Tashandra, 2017). Hal
ini memiliki arti bahwa sebuah umpan akan respon sebagai sebuah cara untuk
menanggapi hal yang berkenaan dengan informasi yang tersedia. Respon dan timbal
balik merupakan sebuah pola yang terjadi dalam upaya penyebaran informasi.
Penyebaran informasi juga terjadi ketika sesuatu yang viral disebarluaskan
dalam bentuk postingan yang fit
dengan bahasa dan ukuran media sosial, hal inilah yang terjadi atas
bermunculannya akun berita di media sosial belakangan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar