Selasa, 02 Mei 2017

Pemanfaatan Media Sosial


4.      Pemanfaatan media Sosial dalam Proses komunikasi saat ini
Media sosial sebagai sebuah alat komunikasi masa kini sejatinya tidak hanya berfungsi sebagai sebuah media perantara interaksi antar manusia. Media sosial dinilai sebagai sebuah lautan yang menghubungkan satu manusia kepada manusia lain (Magdalena, 2010:32). Keberadaan media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sebuah sarana komunikasi atau penyebaran informasi yang memungkinkan koneksi secara virtual. Media sosial sebagai sebuah sarana komunikasi massa pada dasarnya berbeda dari segi pemanfaatan dibandingkan dengan media massa lain. Media sosial pada dasarnya lebih fokus dengan upaya penyebaran informai dengan menggunakan pola interaksi antar penggunanya.
            Sesuai dengan perkembangan dari media sosial jelas terbentuk sebuah perkembangan dari pemanfaatan media sosial yang tidak lagi berfungsi sebagai alat interaksi antar satu inividu dengan individu lain. Media sosial belakangan ini mendukung beberapa hal yang tidak lagi berkaitan dengan aktiifitas chit-chat ataupun hanya sekedar membuat link baru dengan orang-orang yang belum dikenal. Pemanfaatan media dapat dilihat berdasarkan bidang besar yang ada di dunia yakni bidang pendidikan, politik, bisnis, sosial dan budaya, dan penyebaran informasi (Wiwithermanto, 2016).
1.      Pendidikan
Media sosial jelas sangat memiliki peranan yang sangat penting dalam ranah pendidikan, Joosten (2012:18) menyebutkan bahwa media sosial merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk membuat adanya nuansa-nuansa yang “surprise”. Nuansa ini dimaksudkan untuk membuat pengajaran dan situasi belajar menjadi lebih menyenangkan dan juga dapat lebih terasa modern. Media sosial dapat dibangun menjadi sebuah fasilitas yang memberikan dampak yang baik bagi guru dan murid untuk saling memberikan feedback terkait mata pelajaran. Strategi memasukan media sosial dinilai sebagai sebuah adaptasi untuk melakukan sebuah  pendekatan dengan murid di zaman digitalisasi.
2.      Politik
Santoso (2016:439) menyebutkan bahwa sebagai bagian dari proses modernisasi maka media sosial saat ini pemanfaatannya adalah sebagai sebuah platform ataupun sebuah alat untuk mengutarakan segala jenis aspirasi mulai dari masyarakat biasa sampai pada para pemegang kekuasaan. Pemanfaatan media sosial dalam ranah politik sekit menyinggung mengenai bagaimana sebuah media sosial digunakan sebagai wacana publik dan komunikasi kepada masyarakat terhadap momen-momen politik yang terjadi. Contohnya kampanye pmeilihan umum Presiden ataupun Gubernur. Hal-hal ini adalah bentuk sebuah ajakan untuk memaksakan bagaimana secara tidak langsung media sosial sebagai sebuah alat untuk “mempengaruhi” para penggunanya. Santoso (2016:439) menyebutkan bahwa media sosial dapat dikatakan sebgai sebuah “arena politik” karena melihat bagaimana penggalakan interaksi secara politik dilakukan untuk mencari perhatian dari masyarakat atas nama kebebasan menuangkan pendapat di media sosial.
3.      Bisnis
Media sosial pada ranah ini digunakan sebagai sebuah sarana dalam menciptakan komunikasi bisnis. Bisnis merupakan sebuah pekerjaan yang sangat membutuhkan taktik-taktik serta strategi yang baru untuk memberikan sebuh keberhasilan dalam proses pelaksanaannya. Media sosial merupakan sebuah bentuk dari perkembangan teknologi yang hadir dengan kekuatan yang mampu memberikan dampak yang cukup kuat dalam dunia bisnis. Media sosial berpeluang besar untuk memberikan dampak baik bagi dunia bisnis karena sifatnya yang luas dengan jangkauan yang tidak terbatas (Suhartanto, Dkk.. 2012:122). Memanfaatkan media sosial dalam dunia bisnis dapat memperluas strategi dan menjangkau target sasaran utama sampai pada target sasaran tidak terduga. Media sosial juga memungkinkan dunia bisnis untuk menampilkan tren atau kebutuhan terbarunya hal inilah yang dapat dipelajari oleh masing-masing penggalak dunia bisnis untuk membuat bisnisnya semakin berkembang.
4.      Sosial dan Budaya
Berkaitan dengan kehadiran globalisasi, media sosial merupakan perantara yang ada ketika proses pertukaran atau dapat disebut pergantian bagian sosial dan budaya dari sebuah masyarakat. Berbarengan dengan adanya globalisasi maka media sosial adalah alat ketika budaya negara luar berpindah atau diadaptasi oleh sebuah negara, begitu pula kehidupan sosial yang jelas lebih mudah dilakukan karena adanya sebuah perantara yang berperan sangat baik untuk mengantarkan individu kepada proses interaksi sosial yang mudah dan instans (Hamid, 2015:223). Media sosial membantu masyarakat untuk mengenal dan,mencoba sebuah budaya dan pola interaksi yang berbeda. Proses interaksi instan merupakan ciri khas dari pemanfaatan sosial budaya yang terjadi ketika media sosial mulai menjamur dikalangan masyarakat umum.
5.      Penyebaran informasi

Media sosial pada hakikatnya dibentuk agar terjadi pola pertukaran informasi yang lebih berjalan dengan baik. Penyebaran informasi dalam media sosial pada dasarnya terjadi karena ada sebuah hukum timbal-balik (Tashandra, 2017). Hal ini memiliki arti bahwa sebuah umpan akan respon sebagai sebuah cara untuk menanggapi hal yang berkenaan dengan informasi yang tersedia. Respon dan timbal balik merupakan sebuah pola yang terjadi dalam upaya penyebaran informasi. Penyebaran informasi juga terjadi ketika sesuatu yang viral disebarluaskan dalam bentuk postingan yang fit dengan bahasa dan ukuran media sosial, hal inilah yang terjadi atas bermunculannya akun berita di media sosial belakangan ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar